Kamis, 21 April 2011

yahoo.com

setiap ada berita besar di yahoo.com. di iringi komentar -komentar. di situ kita bisa menghujat siapa saja tanpa pandang. bahkan ketika ulama melalui MUI mengeluarkan fatwa tentang haramnya film "?" buatan hanung bramantyo (saya sengaja tidak menyebut karya). banyak sekali KOMENTAR yang isinya menghujat ulama - ulama di MUI. tapi kebanyakan pemberi komentar hujatan adalah mereka yang pengecut. komentar tapi memakai nama samaran bahkan namanya pun ada yg sembunyi.

melihat kenyataan ternyata banyak orang islam yang ikut menghujat (atau munkin non islam yang ngaku islam). saya percaya tentu orang - orang tersebut tidak tahu tentang islam. bahwa ulama adalah penyambung lidah nabi. dan kalau umat tidak mengikuti ulama, lalu mau mengikuti siapa?. saya percaya ulama yang ada di MUI tentu beliau - beliau orang - orang yang mumpuni dalam bidang agama jadi tidak asal dalam mengeluarkan fatwa.

aku turut emosi melihat ulama di hujat sedemikian rupa. aku membalas komentar - komentar tersebut yang menghujat ulama. namun anehnya aku tidak dapati komentar- komentarku. di hapuskah oleh operator? entah. sekarang aku putuskan untuk tidak lagi memberi komentar di berita di yahoo. karena hanya membuat sesak dada juga sangat membuang -buang waktu saja. isinya hanya hujatan cacian.

benar - benar hajatan hujatan. hemmmm.. saling permusuhan yang di ciptakan. cuci otak tuk saling benci saling caci. dengan apa ini terhenti.

Selasa, 19 April 2011

WORLD FAMOUS MUSLIMS: Pernyataan tobat Khairul Ghazali : Semua ini rekay...

WORLD FAMOUS MUSLIMS: Pernyataan tobat Khairul Ghazali : Semua ini rekay...: "Masih ingat pengakuan di sebuah acara televisi nasional, Khairul Ghazali, tersangka terorisme yang ditangkap dan disiksa Densus 88 di Meda..."

Selasa, 12 April 2011

WAKTU

   Pagi jam lima di waruna kopi.ketika seorang pengunjung setelah membayar, mau bergegas mau pergi menegok pada jam yang mengantung pada tiang warung ini yang menunjukan pada angka lima tidak pas kurang beberapa menit.

    "itu jamnya pas ngga?" tanya bapak yang barusan.
    "ya pas. kalau ngga pas ya sudah jatuh" jawab pengunjung lain. kontan di sambut tawa pengunjung warung tersebut. dan memang sudah kenal pada bapak penanya. istilahnya kenal hanya  seringnya bertemu di warung kopi tersebut. tidak ketinggalan pemilik warung pun ikut tertawa terbahak melihat raut wajah bapak penanya yang memang lucu, karena binggug dapati jawaban seperti itu. inilah guyonan khas warung kopi.

   Benar saja jawab bapak yang mengatakan "ya pas. kalau ngga pas ya sudah jatuh". tentu seandaianya yang di tanyakan bapak si penanya adalah tidak pas antara paku yang di jadikan cantelan dan lobang jam dinding tersebut. namun tentunya yang di maksud bapak penanya adalah ketepatan jam warung tersebut dengan jam umum. mengingat jam adalah adalah alat waktu yang bisa di atur pemiliknya.

   Di suatu sekolahan. karena terlambat seorang siswa tidak bisa masuk karena pintu gerbang sudah di tutup oleh satpam penjaga sekolahan tersebut. siswa tersebut mengatur jam tanganya di tepatkan pada jam tujuh kurang limabelas menit. lalu siswa tersebut ngeyel minta di bukakan pintu sambil menunjukan jam tanganya yang masih menunjukan jam tujuh kurang lima belas menit. satpamnya tetap memakai pada jam yang ada di posnya. tidak membukakan pintu gerbang.

   Siswa tersebut ternyata tidak sendirian. di belakangnya ternyata masih ada banyak siswa yang juga terlambat dari berbagai kelas sekolahan tersebut. si siswa yang pertama kongkalikong dengan siswa yang lain untuk juga mengatur jam tanganya masing - masing pada jam tujuh kurang lima belas menit dan mendatangi pintu gerbang lalu sama sama menunjukan pada satpam bahwa memang jam masih menunjukan jam tujuh kurang limabelas menit. namun satpam tidak menggubris dan tetap memakai jam yang di pos.

   Tak kehabisan akal, siswa-siswa tersebut mengirimi sms pada guru, wali kelas mereka masing-masing. memberitahu bahwa mereka di tahan di gerbang. karena kebetulan siswa-siswa tersebut adalah siswa-siswa berprestasi di kelasnya masing-masing. sehingga mereka adalah siswa kesayangan guru wali kelas mereka masing-masing.

   Guru wali kelas merekapun datang. dengan terlebih dahulu mengatur jam tangan mereka dengan jam tangan para siswa-siswanya. si satpam? tak bisa mengelak untuk membukakan pintu gerbang. karena sudah percaya bahwa memang masih menunjukan jam tujuh kurang lima belas menit. ketika para guru yang menunjukanya. bahkan kepala sekolah pun yang mau marah melihat guru-gurunya tidak disiplin dengan memasukan siswa yang terlambat. luluh setelah di tunjukan jam siswa dan para guru-gurunya.

   Waktu yang bisa di sebut jam, pukul, arloji, atau sebutan lainya adalah sistem waktu yang bisa di seting manusia. dan waktu yang abadi tentunya matahari untuk hari bulan untuk bulan atau siang/malam, manusia tidak bisa mengaturnya. walaupun seandainya di suatu desa atau bahkan suatu negeri, di setiap sudut sawah lapang hutan dan setiap sudut-sudutnya semua, di negeri tersebut di taruh lampu 1000 watt, atau bahkan 10.000 watt. tentu tidak akan mampu memaksa malam menjadi siang.

Senin, 11 April 2011

MBOKE INYONG: DEMO mini!

MBOKE INYONG: DEMO mini!: " Bagaimanalah mau di dengar kata - kata orasiku!!! Bagaimanalah mau di dengar: sedang keadaan adiku yang pintar..."

Senin, 04 April 2011

KRONIS

karena bangsal-bangsal mawar melati dahlia delima bougenvile
tak mampu mengharuredakan isi hatimu lagi
karena lorong-lorong penuh sesak tempat sampah kosong
yang menarik jarum suntik membelok arah atas jawabmu
karena otopsipun kau tak mampu tahu isi kedalamanku
dengan cara yang paling sederhana sekalipun
karena obat biusmu yang tlah membiuskan rasa cinta kasih
telah berhenti tak berfungsi
maka,kau euthanassiakan saja aku.

Minggu, 03 April 2011

PELAJARAN DARI PENCOPET

Pagi dari terminal menuju kota.naik angkot yg mengarah ke tujuanku,pas naik sudah ada tiga orang.1 duduk di sebelah  pintu, 1 duduk persis di belakang supir, 1 lagi dudk di pojok deretan belakang supir tampang mereka nesis-necis. aku sendiri duduk di tengah di antara dua orang yg di blakang supir,agak menghadap pintu.setelah duduk entah kenapa tiba-tiba aku menengok sepatu-sepatu 3 orang ini.satu-satu ku perhatikan,lalu tas mereka.tas mereka kempes dan yg di sebelah kiriku bawa tas kresek hitam di lihat dari luar berbentuk segi empat seperti buku.akh... aku pikir ini pasti komplotan copet.
 ya.. aku tak salah. aku paham satu orang yang di dekat pintu,aku sering melihat orang ini beraksi.walau yg di sebelah kanan kiriku sangat tidak menandakan mereka pencopet apalagi yang di sebelah kiriku,kalaulah mereka bertiga tidak saling bicara aku takan mengira bapak ini bagian dari pencopet.bahkan sempat terpikir aku akan mengatakan pada bapak yg seblah kiriku ini, bahwa yang di di depanku adalah copet seandainya yg di depanku nanti turun lebih dulu dari pada bapak di sebelah kiriku.
 "anjing saku tasnya itu nempel ke dalam.jadi pas aku tarik susah" kata satu orang sambil cengengesan yg persis di belakang sopir yg otomatis pas di telingaku.2 orang lainya,ku lihat mereka ikut merenges lalu membalas melihatku.ku buang pandanganku ke pintu.
"berapa isinya?" tanya yang sebelah pintu pada yang di pojok samping kiriku.degh...jawab bapak yg di samping kiriku persis berapa yg ada di dompetku hanya lebih beberapa ribu saja.ah.. aku sedang di incar pikirku.aku waspada dengan santai aku ngupil pura-pura cuek.padahal deg-degan juga. "ya udah sini bagi" kata yang di depan pintu.lalu di bagilah, yg di depan pintu di kasih 200, yg di samping kananku di kasih 200 pas ngasih uang tu jatuh pecahan 50 tepat di depanku,ku ambil dan ku kasihkan dengan tak menoleh."makasih mas" ucap bapak di samping kananku sambil menerima uang itu. "oya iya" jawabku gugup.unuk sementara aku tenang,ternyata dompet yg mereka dapat jumlahnya sama dengan isi dompetku.pikirku.
"turun mana nih" tanya yg di pojokan "di perempatan tanjung saja.sarapan di pojok kanan saja tu yg murah" jawab yg di depan pintu.hemm... aku tak dapat menahan senyum ketika yg persis di depanku ini,tahu mana warung yg murah juga memilih yg murah.hem.... aku tersenyum dan masih tersenyum,copet ko ya tahu pengiritan juga ya? pikirku.mungkn sadar sedang di tertawain yg di depanku melototiku.aku buang muka ke pintu sambil tetap berusaha santai saja (he3....jadi ingat seseorang yg spesial yg suka ngucapin kata santai saja) lalu orang yg di depanku ini meminta rokok pada yg di samping kiriku. "rokok mas" tawarnya padaku "ohh... ngga ngga mas, makasih" jawabku gugup yg ntah sudah berapa kalinya..
"perut nek' ya mas kalau belum sarapan" kata yg di sebelah kananku padaku "iiyyyaa" jawabku sambil tersenyum. ehhh... lagi-lagi aku gugup ntah takut apa sangking waspadanya. ahirnya mereka turun di lampu merah tepat lampu merah menyala. "mari mas" kata yg di sebelah kananku "oojawabku tak sadar seperti orang membentak,karuan mereka bertiga yg sudah jongkok siap turun pandangiku semua dengan diam.lalu salah satu dari mereka membayar "makasih pir" kata yg membayar tadi "iya" jwb sopir singkat. dan mereka menyebrang ke kanan jalan.aku alihkan pandangan ke spion sopir dan ternyata si sopir sedang pandangiku juga.entah apa maksudnya, aku tak tahu.

Selasa, 29 Maret 2011

PKL

ak harus bagaimana?
aku kau suruh maju
aku maju kau srimpung kakiku
kau suruh aku bekerja
aku bekerja kau ganggu aku
(cuplikan puisi mustofa bisri)
cuplikan puisi ini menurut saya adalah gambaran di negeri ini di mana para PKL(pedagang kaki lima) yang harus menyingkir oleh kebijakan pemerintah dengan dalil "demi keindahan kota".
pkl menurut saya pejuang di negeri ini, mereka tidak mengemis pekerjaan pada pemerintah.
mereka mandiri.yang sekaligus mengurangi penganguran di negeri ini,.
tapi pemerintah dengan segla kebijakan yang entah di mana kebajikanya,melalui satpol pp'nya terus memberangus lahan makan para pkl.lucu.